Selasa, 20 Agustus 2019

MAZHAB ORGANIK - Ilmu Usaha Produktif


Wajah lesu itu ada di hadapan. Memangku dagu dengan mie ghodog yang dari tadi tidak disentuh. Suasana rasanya kelam. Kami berdua rasanya ditelan malam.
"Nyesel Rend, kalo aja sabar, gak perlu jadi begini"
Saya langsung nimpalin, "Jangan berkalau-kalau, sudah terjadi bro, sekarang gimana nya tatap masa depan, berusaha menjalani hidup terbaik, semoga Allah menyelesaikannya."


  
Jasa Konveksi dan Bordir Berbagai Macam Seragam dan Souvenir Promosi untuk Kerja, Kantor, Komunitas dan Sekolah..
 
 

Sahabat Saya ini bisnis percetakan. Mendekati masa pemilu orderan tinggi. Dibelilah mesin dalam pola kerjasama. Dibangunlah beberapa outlet sekaligus untuk menghadapi musim pemilu.

Order tinggi di musim kampanye memang besar, tapi tak sebesar harapan untuk kemudian mampu mengembalikan modal capital dengan cepat. Pembayaran pun ada yang tempo. Beberapa klien sudah tidak mampu lagi dikejar pembayarannya. Piutang tinggi. Berat.

Disisi lain, musim berganti musim. Beberapa outlet mulai tidak produktif. Target share bagi hasil drop. Bahkan dengan operation pun tanpa disadari merugi. Alhasil investor minta balik modal cepat. Entah bagaimana ceritanya, harus kembali full. Penuh.

Mata sayu nya menatap Saya mendalam, "kata mitra saya, rugi ya urusan Saya, salah saya, saya harus balikin semuanya. Mesin kalo dijual drop 50%, mesin bekas. Lagian jualnya susah. Sebagian modal kerja juga habis ke gaji operasional. Set up outlet. Susah kondisinya kalo harus mengembalikan."

Tapi itulah kejadiannya. Yang terima dana pasti jadi gak enakan. Dan yang punya uang pasti bisa menuntut lebih. Apalagi latar belakangnya, sahabat Saya yang mencari, bukan mitra yang menawarkan diri.
Belajar dari kisah ini, alangkah baiknya kita sering-sering mengkampanyekan model bisnis yang tidak perlu melibatkan dana pihak ketiga.

1. Membunuh Gengsi Sejak Awal
Putuskanlah bisnis yang mendayagunakan sumber daya yang ada. Walaupun pada akhirnya Anda keliatannya gak "keren".
Menjajakan produk pake motor itu gak keren. Ya tapi itu yang Anda bisa lakukan sekarang. Kenapa nggak?

Jualan di FB dan IG dengan biaya iklan terbatas juga gak gitu keren. Mungkin anda hanya dianggap penjual online dengan omset kecil. Stok dagangan terbatas. Hanya reseller misalnya, ya tapi kan gak papa, Anda gak pake uang orang.

Lalu apakah yang menghalangi Anda sehingga Anda tidak berbuat? Pastilah gengsi. Maka ketika Anda ingin menjadi pebisnis yang tangguh, bunuh gengsi Anda jauh-jauh. Tidak perlu berharap dana pihak lain. Gunakan saja kekuatan diri sendiri.




Kenapa nggak mulai lagi mimpimu dengan usaha aja? Kamu bisa memulai usaha yang menjanjikan dengan modal sedikit kok! Nggak harus keluar kerja, usaha tetap jalan!

Cari tau usaha terbaik untuk anda.. 
 
 
Teknik Jitu “Revolusi  Kecerdasan Besar di Otak”
Program Kesehatan dan Umur Panjang

Memicu Sekresi Hormon Kebahagiaan

Mencegah Penyakit

Meningkatkan Daya Tahan Alami Tubuh
 
Mari beralih ke produk yang alami !! Essensial oil by essenzo

solusi masalah kesehatan untuk keluarga anda..
 
 
 
https://essenzo.co.id/#/home?ref=natabd9e&funnel=EssenzoHome1



2. Fokus pada Intangible Asset
Hari ini sangat banyak tulisan bisnis tentang "Low Asset Model". Sebuah pemaparan tentang bagaimana sebuah bisnis berjalan dengan asset tangible yang sangat terbatas.

Coba lihat para IMERS yang berhasil cetak ratusan juta rupiah profit. Hampir dipastikan mereka memulai dengan asset terbatas. Gadget seadanya. Kuota pulsa. Kamar kerja kecil. Seadanya. 

Lalu bagaimana mereka menciptakan cash dalam jumlah yang signifikan,salah satunya adalah dengan menjual produk yang bernilai intangible tinggi. Akhirnya margin profit sangat tebal.

Produk digital 2 juta rupiah, online course, jasa pelatihan, semua itu intangible value, yang lahir dari intangible asset. Anda hanya butuh pemikiran yang kuat, kompetensi dan tekad, untuk bisa masuk ke perang intangible.
Lalu, jika mereka bisa berbisnis tanpa resiko modal besar, lalu mengapa Anda tidak bisa? Jika mereka mampu bergerak dengan modal sendiri, mengapa Anda mendamba modal orang lain?
Berfikirlah tentang intangible value. Nilai produk yang melibatkan emosi dan kerumitan tersendiri. Disitulah Anda akan meraih keuntungan.

3. Kedisiplinan Mekanisme Finansial

Langkah ketiga yang harus Anda lakukan adalah kedisiplinan mekanisme finansial.
Dengan modal organik, maka Anda harus menabung modal kerja secara bertahap. Anda harus disiplin menjaga profit yang tercipta. 

Menahan gaya hidup, mendisiplikan diri dalam menarik cash untuk keperluan pribadi, disiplin membelanjakan uang ke hal yang produktif bagi bisnis. Semua tentang masalah kedisiplinan.

Jika Anda bisa melakukan hal ini, Anda tidak perlu nyari dana pihak lain. Cukup disiplin saja. Sabar meniti jalan bisnis secara perlahan demi perlahan. InsyaAllah Anda akan terus bertumbuh.
(sumber : Kang Rendy Business Notes)







Bayar Tagihan Tepat Waktu Yuk !

 
Dari awal matahari terbit hingga mata kita terpejam kita selalu menggunakan listrik. Hampir di segala bidang , kita membutuhkan sang Listrik.
Ketika kita melakukan pembayaran tepat waktu , kita pun juga membantu mempercepat pengembangan daerah masing masing.
 
 
Sebelum melakukan pembayaran temukan banyak Voucher di menu REWARDS
banyak Voucher diskon menantimu
Voucher Diskon Pembayaran PDAM
Voucher Cicilan FIF , WOM , BAF , MEGA
Voucher Tiket Kereta Api semua kelas
Voucher Gojek , dan masih banyak lagi !

Pastikan sebelum transaksi cek menu REWARDS ya..



https://www.bebasbayar.com/?b=c651acbb
https://www.bebasbayar.com/?b=c651acbb